Home > Games > Game Tetris

Game Tetris

Video “Membuat game Tetris dalam 1 jam” yang diposting di situs video sharing Niko Niko Douga tanggal 15 Oktober 2009 menjadi video yang sangat populer di Jepang. Dalam waktu 2 minggu video ini sudah diakses lebih dari 150.000 kali dan menerima banyak komentar.

Video ini menceritakan mulai dari cara menginstall tools pemprograman bahasa C dengan Windows API hingga pembuatan game Tetris dalam 1 jam. Kecepatan pembuatan game Tetris dengan liputan video yang menarik membuat banyak orang yang memberi komentar pada video ini.

Pembuat video ini adalah Kihira Takuo, seorang programmer muda yang berprofesi sebagai CEO pada Broadtail, perusahaan pengembang software untuk ponsel di Minami Aoyama, Tokyo. Walaupun masih muda, ternyata ia sangat berpengalaman sebagai programmer dan telah memulai hobinya sebagai programmer sejak kecil.

Kihira Takuo memulai membuat program sejak TK. Pada saat itu, Sega mengeluarkan komputer yang bernama “SC-3000″ dan dibelikan oleh orang tuanya. Selain itu, orang tuanya juga sering membelikan majalah “Bemaga DX” yang berisi pemrograman mikro komputer. Ia kemudian mulai mencoba bahasa pemrograman yang ada di majalah tersebut.

Pada awalnya, ia melakukan itu dengan harapan bisa membuat game. Ia dengan bangganya memperlihatkan sebuah karakter wajah yang telah dibuatnya di “SC-3000″ kepada orang tuanya. Banyak orang yang tidak percaya ia telah memulai membuat program saat masih di TK.

Setelah masuk SD, NEC mengeluarkan 8 bit komputer PC-88. Namun ia sama sekali tidak menggunakannya, baru setelah kelas 4 SD, ia mulai menggunakan PC-9801E dan PC-9801FA yang berbasis processor 486. Selain itu di rumah juga ada JX-5 buatan IBM.

Kihira Takuo memulai profesinya sebagai programmer sejak mulai masuk SMP Azabu. Ia masuk klub programmer di sekolah itu. Klub programmer itu mempunyai ruangan kecil yang berisi beberapa komputer dan sekitar 10 orang anggota. Jika ada kesulitan dalam membuat program, ia bisa bertanya dengan anggota klub lainnya dan dapat melihat hasil program dari anggota klub yang lebih senior. Pada waktu itu mengkompilasi program membutuhkan waktu yang lama, sehingga jika ada kesalahan dalam program membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahuinya.

Kihira Takuo mulai mempelajari bahasa BASIC saat SMP kelas 1 dan kemudian kelas 2 memulai pemrograman bahasa C di klub itu. Setelah itu ia mulai mempelajari bahasa-bahasa lainnya. Saat kelas 3 SMP ia mulai mengajar kepada adik kelas 1 SMP dan saat kelas 1 SMA mengajar adik kelas 3 SMP. Saat SMP kelas 3 ia mulai bahasa pemrograman assembler dan SMA kelas 1 mulai bahasa pemrograman Windows.

Kihira Takuo tinggal di Higashi Totsuka, Yokomaha, sekitar satu setengah jam dari Shinbashi. Selama satu setengah jam perjalanan naik kereta dari Shinbashi itu, ia bisa membuat game Bomberman, sehingga ia berpikir bisa membuat game Tetris dalam waktu 1 jam. Ternyata sebelum membuat video pemrograman game Tetris, ia juga sudah membuat video pemrograman game Othello dengan javascript. Ia mulai membuat video tentang pemrograman karena melihat di situs Niko Niko Douga tidak ada video tentang pemrograman. Sebelumnya ia aktif di forum tentang pemrograman 7 baris. Dalam salah satu thread di forum itu, ia menulis tentang game Othello 6 baris.

Walaupun sudah terlihat ketinggalan jaman, ia sangat menyarankan para programmer untuk menggunakan bahasa C. Pengalaman membuat program dengan memperhitungkan memori dan perangkat keras sangat penting. Kadang-kadang ia berkunjung ke klub pemrograman di sekolahnya dulu dan masih melihat anggota klubnya menggunakan bahasa C dalam membuat program. Itu lingkungan yang sangat baik untuk meningkatkan kemampuan pemrograman. Namun, untuk membuat sesuatu dengan bahasa C membutuhkan langkah yang panjang, sehingga saat ini bisa menggunakan bahasa pemrograman Ruby atau Python.

Kihira Takuo mulai belajar pemrograman dari membaca contoh kode program yang dibuat orang lain. Dulu ia menggunakan VZ Editor dimana didalamnya sudah terdapat contoh kode program. Selain itu ia juga pernah menggunakan library “gr.lib” yang menjadi basis pembuatan game Dwango. Dalam library ini, ia mulai mengenal cuplikan program “page = 1 – page” yang sepertinya tidak masuk akal.

nah ini ada bukunya yang bisa kalian gunakan untuk membuatnya

Download

Sumber:

http://itpro.nikkeibp.co.jp/article/Interview/20091104/340019/

Categories: Games
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: