Home > Berita, Sepakbola, Sport > Bantai Persik, Arema ke Final

Bantai Persik, Arema ke Final

Sidoarjo – Arema Indonesia melaju ke final Piala Indonesia usai mengkandaskan Persik Kediri 4-0. Ini merupakan kali ketiga Ongis Nade menjejak partai final.

Laga yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (28/7/2010) malam WIB ini diwarnai satu kartu merah untuk kiper Persik Fauzi Toldo. Di final, Arema akan menghadapi Sriwijaya FC.

Ini merupakan kali ketiga tim asal Kota Apel itu melaju ke final setelah sebelumnya di tahun 2005 dan 2006, saat turnamen masih bernama Copa Indonesia. Ketika itu, Arema berhasil menjadi juara dalam dua kesempatan.

Jalannya Pertandingan

Arema mengancam kala laga berusia dua menit lewat tandukan Noh Alam Shah. Namun usaha pemain Singapura ini masih menghantam tiang gawang Persik.

Kans Ongis Nade di menit ke-19 juga gagal. Tendangan bebas yang dilepas Pierre Njanka membentur pemain Persik. Bola mengarah ke Ahmad Bustomi. Namun Bustomi yang mencoba menyambar bola liar gagal memaksimalkan peluang.

Kans Macan Putih hadir kala umpan deras Meikan Nasirov mengarah ke kotak penalti Arema. Kiper Kurnia Mega sigap mengamankan gawangnya.

Menit ke-22, Roman Chmelo lolos sendirian. Namun ketika memasuki kotak penalti lawan, pergerakan striker Arema itu bisa ditangkal pemain Persik. Bola berikutnya diamankan kiper Fauzi Toldo.

Arema membuka skor di menit ke-47 melalui Irfan Raditya. Gol ini berawal dari tendangan keras Pierre Njanka. Bola mengenai Irfan yang berdiri di depan gawang Persik dan tak mendapat pengawalan berarti.

Lima menit berselang pasukan Robert Rene Alberts menggandakan skor lewat tendangan lengkung Ridhuan yang gagal dibendung Fauzi Toldo.

Unggul 2-0 belum membuat Arema puas. Menit ke-55, tendangan M.Fahrudin yang menyambut umpan silang Ridhuan gagal berbuah skor karena sepakannya terlalu lemah.

Fahrudin! Aksi individunya dari sisi kiri pertahanan Persik berhasil melewati dua pemain yang mengawalnya. Namun eksekusi Fahrudin terlalu lemah dan bisa ditangkap oleh Fauzi Toldo.

Di sisa waktu, Arema lebih sering melancarkan serangan. Sementara upaya Persik masih belum menghadirkan ancaman berarti bagi kiper Arema Kurnia Mega.

Sepuluh menit menuju bubaran Persik harus kehilangan Toldo usai kiper bernomor 22 itu melakukan pelanggaran terhadap Noh Alam Shah, saat striker Singapura itu berhasil lolos sendirian. Akibat pelatih Agus Yuwono sudah melakukan tiga kali pergantian pemain, maka Wawan Widiantoro menjadi kiper “darurat”.

Arema menambah skor di menit ke-87 melalui M. Fahruddin. Gol ini berawal umpan lambung. Usai mengontrol bola dengan dada, Fahrudin melepas bola lengkung yang menaklulkkan Wawan.

Singo Edan mengunci kemenangan di penghujung babak kedua lewat Rahmat Affandi. Gol ini berawal dari aksi Roman Chmelo. Dua bek Persik terlalu berkonsentrasi menjaga Roman.

Selanjutnya Roman mengirim umpan kepada Rahmat yang tak terlalu terkawal. Rahmat mengakhiri aksinya dengan eksekusi yang menggetarkan gawang Persik untuk keempat kalinya.

Categories: Berita, Sepakbola, Sport
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: