Home > Bencana Merapi > Kompak Merapi: Dipercaya Masyarakat, Diabaikan Pemerintah

Kompak Merapi: Dipercaya Masyarakat, Diabaikan Pemerintah

JALIN MERAPI (Magelang, Rabu, 24 Nov 2010). Memantau Merapi dari daerah Barat? Bertanyalah pada para pegiat Kompak Merapi, sebuah komunitas relawan yang dari hari ke hari memantau perkembangan Merapi dari beberapa titik di Kabupaten Magelang.  Para pegiatnya mengandalkan handy talky (HT) sebagai sarana komunikasi dan penyebaran informasi teraktual tentang kondisi Merapi.

 
Dalam bencana Merapi 2010 ini, selain memantau Merapi, para pegiat Kompak Merapi juga terjun menjadi simpul informasi yang menghubungkan kebutuhan warga di titik-titik pengungsian tertentu dengan para relawan yang membawa bantuan. Dari berbagai titik pengungsian, aktivis Kompak Merapi melaporkan via HT kebutuhan-kebutuhan nyata yang diperlukan para pengungsi. Saat ini, posko utama mereka berada di Puskesmas Dukun, Magelang.

Kinerja para relawan ini sangat bermanfaat dan dipercaya banyak kalangan di Magelang. Kepercayaan itu mereka peroleh dengan totalitas dalam pekerjaan. Bahkan, ada relawan yang terpaksa menjual alat komunikasi mereka, yakni HT, untuk membeli bensin operasional, agar mereka bisa tetap mengabdi kepada masyarakat. Padahal, HT adalah alat komunikasi utama mereka.

Sayang, pengakuan dan kepercayaan masyarakat itu tidak diikuti pengakuan dari pemerintah kabupaten setempat. Koordinator Kompak Merapi, Bejo, yang biasa mengudara dengan nama Pak Mangku, menuturkan, “Kita ingin diorangkan oleh pemerintah.”  Menurut Bejo, selama ini pemerintah hanya melihat dan diam-diam mengakui kinerja Kompak Merapi, namun tidak ada dukungan sedikit pun. “Kita berharap pemerintah mau mengakui dan memberikan dukungan nyata, tidak hanya ucapan saja. Yang paling penting, para relawan itu diorangkan,” ungkap Bejo. Ia juga menambahkan, “Saya kasihan kepada relawan yang sudah berjerih payah selama sebulan ini, bahkan rela menjual HTnya, padahal alat itu menjadi kunci utama media informasi ke masyarakat luas di Magelang.”

Bayu Sapta Nugraha (Tim Jalin Merapi 1)

Categories: Bencana Merapi Tags:
  1. R.A. Munthe
    January 14, 2011 at 11:16 am

    Mohon bantuan HT untuk Warga Dusun Tangkilan Pabelan (Jembatan pabelan) ketika banjir banyak yang bawa HT tapi tidak jelas status penggunanya sehingga kami butuh khusus Warga Tangkilan yg selalu memantau Perkembangan Keberadaan Jembatan dan Kondisi Sungai untuk mengetahui secara langsung kondisi terkini…. alamat saya : Toko Munthelan Cell (10 meter) sebelah barat Jembatan Pabelan. Mohon bantuannya….. Pinjem Jg boleh…… (085228609192)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: