Home > Uncategorized > Mobile Ad hoc Network (MANET)

Mobile Ad hoc Network (MANET)

Berdasarkan strukturnya, jaringan wireless dapat diklasifikasikan menjadidua kategori utama yaitu jaringan wireless dengan infrastruktur dan tanpa infrastruktur (mode ad hoc). Mode jaringan wireless dengan infrastruktur memiliki konfigurasi sederhana yaitu terdapat Base Station (BS) yang memiliki coverage area tertentu dan memberikan service kepada user yang berada dalam cakupan area tersebut. Sedangkan jaringan wireless dengan mode ad hoc tidak terdapat infrastruktur seperti BS. Konfigurasi mode ad hoc terdiri dari beberapa node atau user yang dapat berkomunikasi secara peer-to-peer tanpa adanya infrastruktur seperti Base Station maupun Access Point. Mobile Ad Hoc Network (MANET) yaitu sebuah jaringan wireless yang terdiri dari mobile-mobile node yang tidak memiliki infrastruktur. Jaringan ini merupakan salahsatu mode jaringan wireless ad hoc akan tetapi node-node atau user pada jaringan ini bersifat mobile. Node bebas datang dan meninggalkan jaringan, node juga bebas bergerak atau diam pada posisinya. Setiap mobile node memiliki wireless network interface dan saling berkomunikasi dengan memanfaatkan medio. Karena media transmisi mempunyai daya pancar yang terbatas, maka komunikasi antar node tersebut dilakukan dengan melewati satu dari beberapa node lainnya (node berfungsi sebagai router atau host) sehingga MANET juga bisa disebut multi-hop network. Pada gambar dibawah ini dapat kita lihat konfigurasi jaringan ad hoc dengan tiga buah node yang saling berkomunikasi secara langsung.

Pada jaringan MANET setiap mobile node dalam jaringan memiliki kedudukan yang sama dan tidak ada administrator pusat seperti pada jaringan celluler atau pada jaringan wireless local area network (WLAN) mode infrastruktur. Setiap node dibatasi oleh cakupan daerah komunikasi tergantung dari kartu jaringan masing-masing. Sehingga perlu adanya beberapa node lain untuk dapat saling menghubungkan. Beberapa karakteristik jaringan MANET diantaranya adalah topologi yang dinamis yang diakibatkan karena seringnya perubahan posisi node. Selain itu jaringan ini juga memiliki keterbatasan storage, keterbatasan bandwidth, keterbatasan power baterai dalam pentransmisian data, dan juga keterbatasan resource CPU dan memori. Jaringan MANET dapat dibangun pada tempat yang tidak terdapat infrastruktur jaringan sebelumnya. Jaringan ini dapat dibangun dengan cepat untuk menunjang kebutuhan yang darurat dan mendesak seperti bencana alam, pencarian dan penyelamatan korban, serta untuk aplikasi militer. Selain itu dapat juga digunakan untuk kebutuhan pendidikan, entertainment, robot, dan sensor network. Kegunaan lainnya yaitu pada saat konferensi dimana setiap anggota dapat saling bertukar data dengan cepat dan untuk mempermudah akses internet dan printer. Berikut ini beberapa karakteristik dari MANET :

  1. Topologi yang dinamis Node-node di MANET bebas bergerak kemana saja dan kapan saja, hal ini mengakibatkan topologi jaringan berubahsecara acak dan cepat pada waktu yang tidak dapat diprediksikan.
  2. Batasan bandwidth dan kapasitas bandwidth yang dimiliki tiap jalur berbeda-beda.
  3. Batasan daya untuk bekerja, mobile node menggunakan baterai sebagai sumber dayanya. Daya baterai yang terbatas mengharuskan setiap operasi harus berjalan secara efisien.
Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: